Materi Pengenalan Mikrokomputer
Peran Mikrokomputer dalam Sistem Komputer
Mikrokomputer
bukan merupakan istilah yang umum digunakan seperti selama tahun 1970-tahun
1980-an. Kita sekarang melihat mikrokomputer sebagai peralatan sederhana,
komputer, atau komputer pribadi (PC).
Pada tahun 1970,
Hewlett-Packard (HP) memproduksi dan merilis sebagai kalkulator dengan berbagai
tingkat programmability, meskipun Datapoint 2200 oleh Computer Terminal
Corporation (CTC) dikreditkan sebagai mikrokomputer pertama, keluarga prosesor
x86 Intel juga dapat ditelusuri kembali ke rilis CTC ini.
Sebuah sistem
komputer yang menggunakan mikroprosesor sebagai pusat kontrol dan elemen
aritmatika merupakan sebutan untuk Komputer pribadi. Kekuatan dan harga dari
mikrokomputer sebagian ditentukan oleh kecepatan dan kekuatan prosesor dan
sebagian oleh karakteristik komponen lain dari sistem, yaitu memori, unit disk,
layar, keyboard, fleksibilitas perangkat keras, dan sistem operasi dan
perangkat lunak lainnya. Ukuran memori berkisar hingga ribuan megabyte dan
kecepatan akses juga dapat bervariasi.
Fleksibilitas
perangkat keras dapat diukur dengan jumlah dan jenis perangkat tambahan yang
tersedia. Ini mungkin termasuk memori tambahan, lebih disk drive, coprocessors,
perangkat penunjuk, komunikasi interface, dan kemampuan untuk berpartisipasi
dalam jaringan. Sistem operasi dapat ditandai dengan penggunaan memori,
bagaimana banyak yang bisa diakses dan seberapa baik hal itu dilakukan, berapa
banyak tugas dapat dijalankan secara bersamaan, dan bagaimana hal itu muncul
kepada pengguna.
Konsep Dasar Mikrokomputer
Sebuah sirkuit
terpadu yang berisi semua elemen logika yang diperlukan untuk sistem komputer
yang lengkap. Komputer mikro adalah komputer kecil juga disebut komputer
pribadi (PC) yang dibangun dengan sirkuit terpadu yang disebut mikroprosesor
sebagai CPU (Central Processing Unit). Sistem komputer mikro terdiri dari
berbagai bagian (1) CPU (Mikroprosesor), (2) Memory terdiri dari jenis primer
(RAM, ROM) dan tipe sekunder (Hard Disk) (3) Input dan Output perangkat. Bagian
ini dihubungkan oleh garis sejajar yang disebut bus. Di antara tiga, bus data
dan control bus yang bi-directional dan bus alamat adalah bus searah.
Mikro lain yang
umum disebut core. Sebuah core adalah mikroprosesor atau komputer mikro yang
terintegrasi dengan beberapa sirkuit lainnya. Core dibuat pada chip silikon
yang sama seperti ponsel atau perangkat keamanan. Dua atau lebih core digunakan
untuk mendapatkan kekuatan pemrosesan lebih.
Fitur lain dari
mikrokomputer adalah kemampuan pengambilan keputusan. Selama pengolahan,
komputer dapat membuat keputusan dan mengubah urutan operasinya. Dengan kata
lain, komputer dapat "membuat pikiran" berdasarkan keadaan data atau
kondisi di luar.
Aplikasi utama
lain dari komputer adalah kontrol. Komputer dapat digunakan untuk menggerakkan
relay dan solenoid atau mengubah lampu dan motor off dan on. Dalam aplikasi
kontrol, komputer benar-benar menentukan kapan perangkat eksternal yang
diaktifkan atau dinonaktifkan. Komputer berfungsi sebagai jam elektronik untuk
menentukan waktu berbagai operasi. Salah satu contoh adalah chip tunggal
mikrokontroler tertanam di dalam oven microwave atau mesin cuci. Contoh lain
adalah Programmable Logic Controller (PLC), tipe khusus dari komputer mikro yang
digunakan dalam aplikasi industri, yang biasa digunakan untuk merasakan,
urutan, dan waktu operasi di pabrik.
Dalam rangka
mengimplementasikan aplikasi kontrol tertentu, mikro juga harus membentuk
fungsi pengawasan. Mikro "melihat" proses atau perangkat yang
dikendalikan untuk melihat apa yang terjadi. Misalnya, komputer dapat memantau
penutupan saklar untuk menentukan keadaan fisik atau posisi, tekanan, dan
parameter lainnya. Transduser (sensor) mengkonversi karakteristik fisik,
seperti suhu atau tingkat cahaya, menjadi sinyal listrik yang komputer dapat
pahami dan tanggapi. Dalam kebanyakan mikrokontroler atau PLC, perubahan output
yang dikendalikan terjadi hanya jika kondisi input merasakan atau tidak
merasakan. Misalnya, jika sensor suhu menunjukkan bahwa suhu telah meningkat ke
tingkat tertentu, komputer akan mengaktifkan kipas pendingin.
Mikro
kadang-kadang berubah fungsi kontrol dalam menanggapi satu atau lebih dari
input saat mereka sedang monitoring. Sebagai contoh, jika mikro merasakan bahwa
cairan di dalam tangki melebihi tingkat tertentu, secara otomatis dapat
mematikan pompa yang mengisi tangki. Jika tingkat cairan menurun di bawah
tingkat yang telah ditentukan, mikro mendeteksi ini dan secara otomatis mulai
memompa.
Kemampuan
mikrokomputer untuk memantau dan mengendalikan operasi dapat digunakan untuk
menjalankan proses otomatis sederhana disebuah mainan kecil atau untuk
mengoperasikan seluruh pabrik.
Sejarah Perkembangan Komputer
1.Komputer
Generasi Pertama
Perangkat komputer
yang pertama kali dikembangkan adalah komputer untuk desain pesawat dan peluru
kendali. Ilmuwan yang menggagas konsep pengembangan tersebut adalah Konrad
Zuse, seorang Insinyur asal Jerman. Kemudian, pada pertengahan 1940-an,
komputer tersebut mengalami perkembangan lebih lanjut yang dilakukan oleh John
von Neuman.
Ciri utama dari
komputer generasi pertama adalah CPU. Ya, central processing unit yang terdapat
dalam komputer generasi I merupakan mesin pertama yang digunakan untuk
mengoperasikan seluruh sistem dalam komputer. Sedangkan program utama yang
terdapat di komputer generasi pertama adalah “machine language”.
2. Komputer Generasi Kedua
Penemuan penting
telah terjadi di generasi kedua ini. Adalah transistor, alat canggih yang dapat
memaksimalkan kinerja komputer dengan ukuran yang sangat kecil. Penemuan alat
ini mempengaruhi perkembangan komputer pada generasi kedua. Pada 1960-an, para
ilmuwan mencoba menggarap komputer generasi kedua.
Beberapa intansi,
perusahaan, universitas, serta pemerintah telah memanfaatkan kecanggihan dari
komputer generasi kedua. Inti dari penemuan generasi II ini adalah transistor,
yang membuat komputer generasi kedua berukuran lebih kecil daripada komputer
generasi pertama.
3. Komputer
Generasi Ketiga
Dalam
pemakaiannya, transistor membuat komputer lebih cepat panas. Dengan demikian,
komputer generasi kedua mulai ditinggalkan. Kemudian seorang ilmuwan bernama
Jack Billy mencoba melakukan penelitian. Kemudian pada 1958, ia menciptakan
komponen yang lebih canggih dibandingkan transistor yang membuat komputer cepat
panas tadi. Yakni IC atau Integrated Circuit chip kecil yang mampu menampung
banyak komponen menjadi satu.
Dengan begitu,
ukuran komputer menjadi lebih kecil. Pun, pada komputer generasi ketiga juga
lebih cepat disektor sistem operasi dan mampu menjalankan beberapa program
secara bersamaan.
4. Komputer
Generasi Keempat
Pada generasi ini,
komputer yang menggunakan chip IC kemudian dikembangkan lagi. Perusahaan Very
Large Scale Integration mencoba melakukan pengembangan tersebut pada 1980-an.
Walhasil, satu chip tunggal dapat menampung ribuan komponen. Dari sinilah,
istilah “personal computer” atau PC muncul. Artinya, perangkat komputer mulai
dipasarkan ke sektor perorangan. Tak berhenti sampai disitu, muncullah
perangkat komputer yang mudah dibawa ke mana-mana, yaitu Laptop.
5. Komputer
Generasi Kelima
Komputer generasi
kelima adalah yang saat ini tengah dilakukan oleh berbagai vendor elektronik.
Ya, komputer generasi kelima kerap disebut sebagai komputer generasi masa
depan. Beberapa bukti kecil adalah munculnya smartphone, tablet, phablet,
netbook, ultrabook, dan banyak lagi. Perkembangan selanjutnya adalah perangkat
komputer yang dapat dijalankan tanpa harus menggunakan kontak fisik
(menyentuhnya), tetapi menggunakan otak. Lalu, akankah komputer generasi kelima
terealisasi? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Sejarah Perkembangan Microprocessor
1904 : Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh
seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir John Ambrose Fleming (1849-1945)
1906 : ditemukan trioda hasil pengembangan dioda
tabung oleh seorang ilmuwan Amerika yang bernama Dr. Lee De Forest. Yang
kemudian terciptalah tetroda dan pentode.
Akan tetapi penggunaan dari tabung hampa tersebut
tergeser pada tahun 1960 setelah ditemukannya komponen semikonduktor.
1947 : Transistor diciptakan di labolatorium Bell.
1965 : Gordon Moore dari Fairchild semiconductor
dalam sebuah artikel untuk majalan elektronik mengatakan bahwa chip
semikonduktor berkembang dua kali lipat setiap dua tahun selama lebih dari tiga
dekade.
1968 : Moore, Robert Noyce dan Andy Grove menemukan
Intel Corp. untuk menjalankan bisnis “INTegrated Electronics.”
1969 : Intel mengumumkan produk pertamanya, RAM
statis 1101, metal oxide semiconductor (MOS) pertama di dunia. Ia memberikan
sinyal pada berakhirnya era memori magnetis.
1971 : Intel meluncurkan mikroprosesor pertama di
dunia, 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin.
1972 : Intel mengumumkan prosesor 8-bit 8008. Bill
Gates muda dan Paul Allen coba mengembangkan bahasa pemograman untuk chip
tersebut, namun saat itu masih kurang kuat.
1974 : Intel memperkenalkan prosesor 8-bit 8080,
dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya.
1975 : Chip 8080 menemukan aplikasi PC pertamanya
pada Altair 8800, sekaligus merevolusi PC. Gates dan Allen sukses mengembangkan
bahasa dasar Altair, yang kemudian menjadi Microsoft Basic, untuk 8080.
1976 : Arsitektur x86 mengalami kemunduran saat
Steve Jobs dan Steve Wozniak memperkenalkan Apple II computer dengan
menggunakan prosesor 8-bit Motorola 6502.
1978 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit
8086 yang kelak menjadi standar industri pada tanggal 8 Juni.
1979 : Intel memperkenalkan versi dengan harga yang
lebih murah dari 8086, yaitu 8088 dengan 8-bit bus.
1980 : Intel memperkenalkan 8087 math co-processor.
1981 : IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya.
Seorang eksekutif Intel kemudian mengatakannya sebagai “Kemenangan besar
pertama Intel.”
1982 : IBM menandatangani Advanced Micro Devices
sebagai sumber kedua Intel untuk mikroprosesor 8086 dan 8088.
1982 : Intel memperkenalkan prosesor 16-bit 80286
dengan 134.000 transistor.
1984 : IBM mengembangkan PC generasi kedua,
80286-based PC-AT. PC-AT yang menjalankan MS-DOS,
kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.
1985 : Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk
fokus pada mikroprosesor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosesor 80386, sebuah
chip 32-bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam
program sekaligus.
1986 : Compaq Computer melambungkan IBM dengan PC
yang didasarkan pada 80386.
1987 : VIA Technologies didirikan di Fremont,
Calif., mereka akan mejual chip set core logic x86.
1989 : 80486 diluncurkan, dengan 1.2 juta buah
transistor dan built-in math co-processor.
Intel telah memprediksi pengembangan prosesor
multicore suatu saat pada tahun 2000-an.
1990 : Compaq memperkenalkan server PC pertama,
yang dijalankan dengan menggunakan 80486.
1993 : Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium
dengan teknologi superscalar diperkenalkan.
1994 : AMD dan Compaq membentuk aliansi untuk
mendukung Compaq computer dengan mikroprosesor Am486.
1997 : Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit
Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal
digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara.
1998 : Intel memperkenalkan prosesor Celeron di
bulan April.
1999 : VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur
Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-processor.
2000 : Debut Pentium 4 dengan 42 juta transistor.
2003 : AMD memperkenalkan x86-64, versi 64-bit dari
x86 instruction set.
2004 : AMD mendemonstrasikan x86 dual-core
processor chip.
2005 : Intel menjual prosesor Dual-Core pertamanya.
2006 : Dell Inc. mengumumkan akan menawarkan system
prosesor berbasis AMD.
2006 : Intel Memperkenalkan prosesor core 2 duo di
bulan juli.
2007 : Intel memperkenalkan prosesor core 2 quad di
bulan januari.
Jenis – Jenis Prosesor
Berdasarkan pada banyaknya bit yang dikerjakan oleh
ALU (Arithmatic Logic Unit), CPU dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu :
Bit Silices Processor :
Perancangan cpu dengan menambahkan jumlah irisan
bit (slices) untuk applikasi-applikasi tertentu. CPU jenis ini dapat pula
dikatakan dengan CPU Custom.
General Purpose CPU :
CPU serbaguna atau mikrokomputer dengan semua kemampuan
dari mini komputer terdahulu.
I/O Processor :
Prosesor khusus yang berfungsi menangani
input/output request membantu prose
Dedicated/Embedded Controller :
Membuat mesin menjadi smart, seperti : mesin cuci,
microwave, oven, mesin jahit, sistem pengapian otomotif. Prosesor jenis ini
lebih dikenal dengan mikrokontroller.
Terminologi Dasar pada Mikrokomputer
1. CPU / Mikroprosesor
mikroprosesor
adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat
dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi
semikonduktor.
2. Memori Utama (Main Memory)
Memory utama pada
mikrokomputer terdiri dari dua macam yaitu ROM dan RAM
a. ROM
Read-only Memory
(ROM) adalah istilah bahasa Inggris untuk medium penyimpanan data pada
komputer. ROM adalah singkatan dari Read-Only Memory, ROM ini adalah salah satu
memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program /
data yang disimpan di dalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau
aliran listrik di matikan.
Menyimpan data
pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat
dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi
oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk
menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).
Salah satu contoh
ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system komputer yang mengatur /
menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer
dihidupkan.
ROM modern
didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya
seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya.
Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx
menunjukkan kapasitas dalam kilo bit ( bukan kilo byte ).
b. RAM
Memori akses acak
(bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan
komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan
letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut,
seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media
penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
Pertama kali
dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah
populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk
menggunakan memori utama magnetic.
Perusahaan
semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM lebih
tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat
ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM),
RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer
untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat
menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder
jangka-panjang.
Tetapi ada juga
yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang
sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja
memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah
dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian
dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan
kedalam satu atau dua chip ROM.
c. Input / Output (I/O) Device
Unit Input/Output
(I/O) adalah bagian dari sistem mikoposesor yang digunakan oleh mikroprosesor
itu untuk berhubungan dengan dunia luar. Unit input adalah unit luar yang
digunakan untuk memasukan data dari luar ke dalam mikroprosesor, contohnya data
yang berasal dari keyboard atau mouse. Sementara unit output biasanya digunakan
untuk menampilkan data atau dengan kata lain untuk menangkap data yang di
kirimkan oleh mikroprosesor, contohnya data yang akan ditampilkan pada layar
monitor atau printer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar